CaraSholat Idul Fitri Selanjutnya. Berikut kelanjutan serangkaian cara sholat Idul Fitri: Lanjut ruku’ dengan membaca " Subhaana rabbiyal 'adziimi wabihamdih”, sebanyak tiga kali.; I’tidal dan membaca doa I’tidal berikut ini: “ Sami'allaahu liman hamidah, robbanaa lakal hamdu mil us samawaati wamil ul ardhi wamil u maa syi'ta min syain ba'du.” Jakarta- . Doa setelah azan sesuai sunnah telah diajarkan oleh Rasulullah SAW dalam sejumlah haditsnya. Untuk diketahui, azan adalah tanda pemberitahuan akan masuknya waktu salat dengan lafaz-lafaz khusus. Azan yang dibacakan oleh para muazin ditujukan untuk mengajak manusia untuk menunaikan salat jamaah dan menunjukkan syiar-syiar Islam, Tulisanini merupakan tanggapan atas kebijakan Prof. Dr. Yahya Umar, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Departemen Agama yang disampaikan dalam berbagai kesempatan, khususnya pada Orientasi Pengelola Program Pascasarjana Departemen Agama tanggal, 13-14 pebruari 2005 di Jakarta. Artinya, MANJ telah memiliki izin resmi operasional MIB. MANJ Artinya : akan menghindar, orang yang celaka. 12. Allazi yaslan naral-kubra Artinya : orang yang akan memasuki Neraka yang dahsyat. 13. Tsumma la yamutu fiha wa la yahya Artinya : kemudian dia tidak akan mati di sana dan tidak hidup. 14. Qad aflaha man tazakka Artinya : berbahagialah orang yang memurnikan diri. 15. Wa zakarasma rabbihi fa salla 7 Begitu pula dua kata yang sama dan berasal dari akar kata yang sama pula, tetapi artinya berbeda, seperti kata: “ibni” ( ) dari akar kata (B.N.W), bisa menjadi kata benda yang artinya “anak laki-laki”, atau menjadi kata perintah yang artinya “dirikanlah” atau “bangunlah”. 8. Bukuini berisikan prestasi guru telada yang ada di sekolah madrasah Dalamriwayat yang muttafaqun alaih, disebutkan bahwa Anas bin Malik radliyallahu anhu mengatakan bahwa doa ini adalah doa yang paling banyak dibaca oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.. Dan adalah Anas bila ingin membaca doa, beliau membacanya. Apabila beliau ingin berdoa dengan doa yang lain, beliau juga membacanya di dalamnya. MembacaDengan Nama Allah Contoh lainnya ketika Allah menurunkan surat Al Alaq, artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang Menciptakan.” (QS Al Alaq:1) Da lam aya t i ni Alla h artinya YA ALLAH LIMPAHKANLAH RAHMAT DAN KESELAMATAN KEPADA JUNJUNGAN NABI MUHAMMAD SAW,YANG DENGAN RAHMAT ENGKAU KELUARKAN AKU DENGANNYA DARI KEGELAPAN DAN KEBIMBINGAN,DAN ENGKAU MULIAKAN AKU DENGAN CAHAYA KEFAHAMAN DAN ENGKAU JELASKAN BAGIKU APA-APA YANG SULIT,SEHINGGA DAPAT AKU Istilahini mungkin agak tepat digunakan (karena lebih etis) daripada menggunakan term “sekolah tandus”. Kalau “tandus” artinya tak bisa ditanami kembali atau useless (tiada guna), sedangkan “kering” kemungkinan masih dapat ditanami kembali karena hanya pohonnya yang mati, sedangkan tanahnya masih subur. Hanya diperlukan penanam BacaJuga: Studi Terbaru, Konsumsi Kopi Setiap Hari Dapat Mengurangi Risiko Penyakit Ini. Surah Al A'la merupakan surah pendek yang terdiri dari 19 ayat. Berikut ini bacaan Surah Al A'la ayat 1-19 Arab, latin, dan artinya dalam Bahasa Indonesia. سَبِّحِ ٱسْمَ رَبِّكَ ٱلْأَعْلَى. lahaula wala quwwata artinya Asma Seribu Hajat. January 10, 2016 ASMAK, HAJAT. jika anda memiliki berbagai macam hajat besar, namun dari sekian banyak hajat yang anda harapkan belum ada satupun yang terwujud, mungkin ilmu bisa anda gunakan untuk mempercepat mewujudkan segala impian dan harapan anda. Arab-Latin: Iż qāla yụsufu li`abīhi yā abati innī ra`aitu aḥada 'asyara kaukabaw wasy-syamsa wal-qamara ra`aituhum lī sājidīn Artinya: (Ingatlah), ketika Yusuf berkata kepada ayahnya: "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku". « Yusuf 3 Yusuf 5 » Darikeanehan cerita puluhan sekte Syiah, selain Syiah Zaidiyah dan sebagian Imamiyah 12, muncullah adanya kepercayaan "Imam Mahdi". Ini adalah kepercayaan Syiah Ismailiyah, yang memiliki keyakinan bahwa seorang Imam tidak harus terdiri dari manusia yang tampak secara visual, bisa dilihat dengan mata kepala, walaupun mereka tidak tampak, tetap Secara terjemahan dalam bahasa Indonesia, arti dari kalimat Ya Ayyuhalladzina Amanu adalah 'wahai orang-orang beriman'. Dikutip dari buku 'Seruan Tuhan untuk Orang-Orang Beriman' karya Dr. Nurul Huda Maarif melalui laman nu.or.id, kalimat Ya Ayyuhalladzina Amanu diulang sebanyak 89 kali dalam Alquran. Baca Juga: 5 Contoh Sedekah Subuh di Rumah bl93v. إِذْ قَالَ يُوسُفُ لِأَبِيهِ يَٰٓأَبَتِ إِنِّى رَأَيْتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًا وَٱلشَّمْسَ وَٱلْقَمَرَ رَأَيْتُهُمْ لِى سَٰجِدِينَ Arab-Latin Iż qāla yụsufu li`abīhi yā abati innī ra`aitu aḥada 'asyara kaukabaw wasy-syamsa wal-qamara ra`aituhum lī sājidīnArtinya Ingatlah, ketika Yusuf berkata kepada ayahnya "Wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang, matahari dan bulan; kulihat semuanya sujud kepadaku". Yusuf 3 ✵ Yusuf 5 »Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarangPelajaran Berharga Berkaitan Dengan Surat Yusuf Ayat 4 Paragraf di atas merupakan Surat Yusuf Ayat 4 dengan text arab, latin dan terjemah artinya. Ada berbagai pelajaran berharga dari ayat ini. Didapatkan berbagai penjelasan dari berbagai ahli tafsir terhadap makna surat Yusuf ayat 4, misalnya sebagaimana tercantum📚 Tafsir Al-Muyassar / Kementerian Agama Saudi ArabiaSebutkanlah wahai rasul, kepada kaummu perkataan yusuf kepada ayahnya, ”sesungguhnya aku bermimpi melihat dalam tidurku sebelas bintang, matahari dan bulan, aku melihat mereka semua itu bersujud kepadaku.” mimpi ini menjadi pembuka kabar gembira atas martabat yang dicapai oleh yusuf berupa kedudukan yang tinggi di dunia dan akhirat.📚 Tafsir Al-Mukhtashar / Markaz Tafsir Riyadh, di bawah pengawasan Syaikh Dr. Shalih bin Abdullah bin Humaid Imam Masjidil Haram4. Kami menceritakan kepadamu -wahai Rasul- tatkala Yusuf berkata kepada ayahnya Ya'qūb, "Wahai Ayahku! Sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas bintang. Dan aku juga melihat matahari dan bulan. Aku melihat semuanya bersujud kepadaku." Mimpi itu adalah kabar gembira yang disegerakan untuk Yusuf -'alaihissalām-.📚 Tafsir Al-Madinah Al-Munawwarah / Markaz Ta'dzhim al-Qur'an di bawah pengawasan Syaikh Prof. Dr. Imad Zuhair Hafidz, professor fakultas al-Qur'an Universitas Islam Madinah4. Allah menyebutkan kepada Rasulullah dan umatnya kisah Nabi Yusuf dan pelajaran-pelajaran yang terkandung di dalamnya; dimulai dengan kisah mimpi menakjubkan yang nantinya akan menjadi kenyataan. Nabi Yusuf berkata kepada ayahnya, ya’qub “Wahai ayahku, aku melihat dalam mimpi sebelas bintang, serta matahari dan bulan; semuanya bersujud kepadaku!”Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Zubdatut Tafsir Min Fathil Qadir / Syaikh Dr. Muhammad Sulaiman Al Asyqar, mudarris tafsir Universitas Islam Madinah4. لِأَبِيهِ kepada ayahnya Yakni nabi Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim. إِنِّى رَأَيْتُ sesungguhnya aku bermimpi Dalam tidur. أَحَدَ عَشَرَ كَوْكَبًاsebelas bintang Takwilnya adalah para saudaranya.. وَالشَّمْسَ وَالْقَمَرَmatahari dan bulan Takwilnya adalah bapak dan ibunya. رَأَيْتُهُمْ لِى سٰجِدِينَkulihat semuanya sujud kepadaku Benda-benda ini dihikayatkan seperti benda hidup yang berakal karena untuk mngibaratkan sifat orang berakal, yaitu benda-benda itu melakukan sujud.📚 Tafsir Al-Wajiz / Syaikh Prof. Dr. Wahbah az-Zuhaili, pakar fiqih dan tafsir negeri Suriah4. Ingatlah ketika Yusuf AS berkata kepada ayahnya, Ya’kub AS “Wahai ayahku mengganti ya’ mutakalim dengan ta’ ketika memanggil ayah atau ibu Sesungguhnya dalam mimpi aku melihat 11 bintang yaitu saudaranya matahari, dan bulan ayah dan ibunya bersujud kepadaku.” Mereka digambarkan dengan gambaran orang yang berakal, karena sujud yang dilakukan itu adalah sujud penghormatan, bukan sujud ibadah.📚 Tafsir Ash-Shaghir / Fayiz bin Sayyaf As-Sariih, dimuraja’ah oleh Syaikh Prof. Dr. Abdullah bin Abdul Aziz al-Awaji, professor tafsir Univ Islam Madinah{Ingatlah ketika Yusuf berkata kepada ayahnya} Yaqub {“Wahai ayahku, sesungguhnya aku telah bermimpi melihat sebelas bintang, matahari, dan bulan. Aku melihat semuanya bersujud kepadaku.”Mau dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir as-Sa'di / Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di, pakar tafsir abad 14 HKetahuilah bahwasannya Allah menyebutkan bahwa Dia menceritakan kisah terbaik dalam alqur’an kepada RasulNya. kemudian Dia menyampaikan kisah ini merupakan kisah yang sempurna lengkap lagi baik, maka barangsiapa yang ingin menyempurnakannya atau membaguskannya dengan riwayat riwayat israiliyyat yang tidak jelas sanad atau perawinya yang pada umumnya merupakan kedustaan, berarti ia telah berupaya mengetengahkan koreksian terhadap Allah, ia ingin menyempurnakan suatu bagian darinya yang dia klaim memiliki kekurangan. cukuplah buat anda untuk berhenti pada batas ini sebagai suatu kejelekan, karena tambah tambahan pada detail cerita surat tersebut telah menyesaki kitab kitab tafsir berupa kedustaan kedustaan dan perkara perkara menjijikan yang banyak bertentangan dengan sesuatu yang difirmankan Allah Maka kewajiban seorang hamba adalah untuk memahami apa yang telah diceritakan oleh Allah dan menyingkirkan penjelasan lainnya, yang berupa bukan nukilan yang berasal dari Nabi. 4. Firman Allah “ingatlah ketika yusuf berkata kepada ayahnya ”ya’qub bin ishaq bin Ibrahim al Khalil “wahai ayahku, sesungguhnya aku bermimpi melihat sebelas buah bintang, matahari dan bulan aku melihat semuanya sujud kepadaku” mimpi inilah yang menjadi permulaan ketinggian martabat yang direngkuh Nabi yusuf di dunia dan akhirat. Demikianlah jika Allah menghendaki sesuatu yang luar biasa, maka Dia akan memberikan peristiwa pendahuluan sebagai sinyal pembuka dan untuk memuluskan prosesnya, serta sebagai tindakan antisipasi terhadap kesulitan kesulitan yang akan menghadang hambaNya itu serta sebagai bentuk kelembutan dan kebaikan Allah padanya. ya’qub menakwilkannya dengan penjelasan bahwa matahari adalah ibunya, bulan berarti ayahnya. sedangkan bintang bintang merupakan cerminan saudara saudaranya. Berbagai fase kehidupan akan melewatinya, hingga berujung pada momentum saudara saudaranya tunduk dan bersujud kepadanya, sebagai cerminan penghormatan dan pengagungan kepadanya, peristiwa itu tidaklah terjadi melainkan dengan beberapa faktor pendahul, berupa ketentuan seleksi dan pilihan dari Allah yang jatuh padanya untuk menjadi Nabi penyempurnaan nikmatNYa, baginya dengan ilmu, amal dan kekuasaan di dunia. karunia itu akan menaungi semua anggota keluarga ya’qub yang nantinya akan bersujud kepadanya dan menjadi pengikutnya.📚 Aisarut Tafasir / Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jazairi, mudarris tafsir di Masjid NabawiMakna kata لِأَبِيهِ liabiihi Ya’qub bin Ishaq bin Ibrahim Sang kekasih Allah alaihim salam. إِنِّي رَأَيۡتُ inni ra’aitu aku melihat di dalam mimpi ku. أَحَدَ عَشَرَكَوۡكَبٗا ahada asyara kaukaba sebelas bintang-bintang langit. سَٰجِدِينَ saajidiin semuanya turun dari langit dan bersujud kepada Yusuf, pada saat itu ia masih kecil. Makna ayat Firman-Nya إِذۡ قَالَ يُوسُفُ prolog dari kisah ini. Ingatlah—wahai Rasul—ketika Yusuf bin Ya’qub berkata kepada ayahnya, Ya’qub يَٰٓأَبَتِ “Wahai ayahku, إِنِّي رَأَيۡتُ أَحَدَ عَشَرَ كَوۡكَبٗا aku melihat 11 bintang-bintang langit وَٱلشَّمۡسَ وَٱلۡقَمَرَ رَأَيۡتُهُمۡ لِي سَٰجِدِينَ , matahari, dan bulan mereka turun dari langit lantas bersujud kepada ku—sebagai penghormatan.” Dan tafsir mimpi ini akan terlihat setelah 40 tahun, setelah Allah mengumpulkan kedua orang tuanya, serta sebelas saudaranya, lalu mereka bersujud kepada Yusuf sebagai penghormatan. Pelajaran ayat • Penetapan mimpi secara syariat dan bolehnya untuk ditakwil. • Penjelasan suatu mimpi terkadang muncul setelah bertahun-tahun lamanya.📚 Hidayatul Insan bi Tafsiril Qur'an / Ustadz Marwan Hadidi bin Musa, Yusuf ayat 4 Bapak Yusuf alaihis salam. adalah Ya'qub putera Ishak putera Ibrahim alaihis salam. Mimpi didahulukan, bahwa Yusuf akan memperoleh ketinggian di dunia dan akhirat. Demikianlah, apabila Allah menghendaki terjadi peristiwa besar, maka Allah dahulukan mukaddimah pengantarnya agar siap dan mempermudah urusannya, dan agar hamba siap menerima beban yang akan dihadapinya, yang demikian karena kelembutan Allah kepada hamba-Nya dan dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang📚 Tafsir Ringkas Kementrian Agama RI / Surat Yusuf Ayat 4Setelah dijelaskan bahwa di antara wahyu Al-Qur'an yang diturunkan Allah berupa kisah-kisah umat terdahulu yang belum diketahui secara jelas oleh nabi Muhammad dan umatnya, ayat ini menjelaskan tentang salah satu kisah tersebut, yaitu kisah nabi yusuf. Allah memulai kisah nabi yusuf dengan menceritakan perihal mimpinya. Ketika yusuf putra nabi yakub berkata kepada ayahnya, wahai ayahku! sungguh, aku bermimpi melihat sebelas bintang, yakni saudaranya yang berjumlah sebelas, matahari, yakni ayahnya dan bulan, yakni ibunya; kulihat semuanya sujud atau mengarahkan pandangannya dan hormat kepadaku. Kemudian dia'nabi yakub'berkata kepada putranya, wahai anakku! janganlah engkau ceritakan mimpimu kepada saudara-saudaramu. Aku khawatir apabila mereka tahu, mereka akan membuat tipu daya untuk membinasakan-Mu karena kedengkian mereka. Sungguh, setan itu musuh yang jelas bagi manusia karena terus berupaya memunculkan rasa permusuhan di antara dapat pahala jariyah dan rezeki berlimpah? Klik di sini sekarang Itulah kumpulan penafsiran dari beragam ulama tafsir mengenai kandungan dan arti surat Yusuf ayat 4 arab-latin dan artinya, moga-moga memberi kebaikan bagi kita. Dukunglah dakwah kami dengan mencantumkan hyperlink menuju halaman ini atau menuju halaman depan Link Tersering Dikaji Nikmati ratusan halaman yang tersering dikaji, seperti surat/ayat An-Nur 2, Al-Baqarah 286, Al-Hujurat 12, Al-Ma’idah 2, Asy-Syams, Al-Mujadalah 11. Ada pula Yunus 40-41, Al-Baqarah 83, Al-Isra 23, At-Takatsur, Az-Zalzalah, Ali Imran. An-Nur 2Al-Baqarah 286Al-Hujurat 12Al-Ma’idah 2Asy-SyamsAl-Mujadalah 11Yunus 40-41Al-Baqarah 83Al-Isra 23At-TakatsurAz-ZalzalahAli Imran Pencarian 2 ayat terakhir surat al baqarah, al baqarah ayat 168 dan artinya, surat al a'raf ayat 179, al fill latin dan artinya, la yamutu wala yahya artinya Dapatkan amal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat. Plus dapatkan bonus buku digital "Jalan Rezeki Berlimpah" secara 100% free, 100% gratis Caranya, salin text di bawah dan kirimkan ke minimal tiga 3 group WhatsApp yang Anda ikuti Silahkan nikmati kemudahan dari Allah Ta’ala untuk membaca al-Qur’an dengan tafsirnya. Tinggal klik surat yang mau dibaca, klik nomor ayat yang berwarna biru, maka akan keluar tafsir lengkap untuk ayat tersebut 🔗 *Mari beramal jariyah dengan berbagi ilmu bermanfaat ini* Setelah Anda melakukan hal di atas, klik tombol "Dapatkan Bonus" di bawah Oleh Ruchman Basori Bertahun tahun posisi dan peran madrasah kerap di kesankan sebagai pencetak orang yang hanya bisa ngaji, memimpin doa, tahlilan atau atribut-atribut lain yang berkutat pada bidang keagamaan tafaqquh fiddin. Madrasah ditahbiskan sebagai pencetak ahli agama, sebagai bengkel moral dan spiritual. Anak-anak yang sering bandel, terkena narkoba, sering tawuran dan berbuat onar itu dititipkan di madrasah untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan akhlak yang cukup. Seiring dengan waktu dan penguatan regulasi pendidikan nasional, kini madrasah diposisikan sebagai “sekolah umum” berciri khas Islam. Artinya, apa yang dipelajari di SD, SMP dan SMA/SMK sama persis dengan yang dipelajari oleh anak-anak di bangku MI, MTs dan MA. Namun di madrasah mendapat tambahan mata pelajaran keislaman yaitu Aqidah Akhlak, Fiqih, Quran Hadits, Sejarah Kebudayaan Islam dan Bahasa Arab sebagai ciri khas keislaman sebagaimana amanat undang-undang. Pada sisi lain dengan berubahnya status madrasah sebagai sekolah yang berciri khas Islam, kini telah mampu bersaing dengan sekolah umum. Madrasah tidak lagi dipandang sebelah mata sebagai pendidikan kelas dua. Banyak pakar dari pelbagai kalangan telah mengakui eksistensi madrasah. Bahkan kalangan kampus mulai terkagum-kagum terhadap kualitas mahasiswa yang berasal dari madrasah dan pondok pesantren. Dalam dua pekan terakhir ini saya mendapatkan kabar yang menggembirakan dari pelbagai media massa, juga jejaring sosial tentang capaian prestasi siswa dan siswi madrasah. Diantaranya keberhasilan siswa madrasah menjuarai kompetisi tingkat nasional, regional hingga internasional. Bidang yang dikompetisikan rata-rata adalah capaian sains dan teknologi, seperti penemuan-penemuan riset brillian, kompetisi robot, berbagai olimpiade, lomba debat dan lain sebagainya yang berfungsi menajamkan intelektualitas, bakat minat dan rekayasa sosial. Para Juara Diciptakan Kebijakan pendidikan Islam oleh Kementerian Agama RI melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam nampaknya telah membuahkan hasil. Siswa/i madrasah telah mampu berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah dengan para siswa sekolah lainnya di tanah air. Hal itu melalui upaya serius kebijakan perluasan akses dan peningkatan mutu madrasah. Dalam dekade terakhir ini, madrasah telah mengalami lompatan besar. Jika selama ini madrasah terkesan la yamutu wala yahya, kini telah lahir madrasah-madrasah bermutu dan berkualitas. Hal ini sebagai respon tuntutan masyarakat sebagai pengguna pendidikan user. Menurut Juran, mutu adalah kecocokan penggunaan produk fitness for use untuk memenuhi kebutuhan dan kepuasan pelanggan. Sementara Crosby 1983 mendefinisikan mutu dengan conformannce to requirement, yaitu sesuai dengan yang isyaratkan atau distandarkan. Adapun Deming, mutu adalah kesesuaian dengan kebutuhan pasar atau konsumen. Ahli lain semacam Feigenbaum, menyebut mutu adalah kepuasan pelanggan sepenuhnya full customers satisfaction Nasution, 2001 15-16. Madrasah yang bermutu dengan demikian adalah madrasah yang mampu memuaskan pelanggannya yaitu masyarakat. Masyarakat yang kompetitif sangat membutuhkan produk lulusan madrasah yang mampu bersaing secara kompetitif. Secara teknis dapat diterjemahkan bahwa madrasah dituntut untuk bisa bersaing dengan sekolah umum, baik dalam hal capaian nilai UN, memenangkan berbagai kompetsisi dan mempunyai keunggulan karakter. Dengan bahasa lain madrasah yang mampu mencetak para juara adalah madrasah yang dibutuhkan hari ini. Syahrozad Zalfa Nadia siswi kelas 4 MI Madrasah Pembangunan UIN Jakarta dan Avicenna Roghid Putra Sidik, siswa TK A Madrasah Pembangunan telah mampu menorehkan prestasi di kancah Asia, yaitu menjuarai kategori Soccer Robotic Junior dan kategori Brick Speed pada ajang kompetisi Asian Youth Robot Olympiad AYRO 2016. Kedua siswa kakak beradik ini menyabet tiga medali emas, dua medali perak, dan satu medali perunggu. Siswa MP lainnya, Faiz yang mewakili katagori senior meraih medali emas dalam kategori Robot Kreatif. Faiz juga berhasil menyabet medali perak untuk kategori Robot Animasi. Tak ketinggalan Abdillah Fatwa Sandy, siswa MTsN Malang, berhasil masuk final di ajang Singapura Mathematic Olimpiad SMO Tingkat Internasional di Singapura pada Mei mendatang. Sementara siswa/i MAN 1 Samarinda berhasil menjadi Juara I Lomba Debat Bahasa Inggris Tk se-Provinsi Kalimantan Timur. Dalam waktu yang hampir bersamaan, MAN Model Gorontalo juga meraih Juara I Debat Hukum jenjang SMA/SMK/MA Tingkat Provinsi Gorontalo. Para juara ini tentu tidak lahir ujug-ujug, namun melalui pendidikan dan latihan yang sistematis diberikan di madrasahnya oleh para guru yang hebat-hebat. Dengan ragam capaian yang dihasilkan, madrasah kini telah bermetamorfosis menjadi madrasah pencetak para juara yang tidak dapat diremehkan oleh kalangan manapun. Jika kondisi pembelajaran kondusif, manajemen dan kepemimpinan di madrasah transformatif, kultur akademik dan tata nilai mendukung dan mampu bersaing dengan lembaga pendidikan lainnya, kedepan tidak mustahil akan mengantarkan sebagai madrasah sebagai pusat keunggulan center of excellence yang menjadi kebanggaan tidak hanya bagi Kementerian Agama namun juga masyarakat luas. Madrasah pencetak para juara juga layak disematkan pada MAN Insan Cendekia Serpong dan MAN IC Gorontalo. Sebagaimana data yang dikumpulkan oleh Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Madrasah, setiap tahun sejak 2004, siswa dan siswi MAN Insan Cendekia Serpong memperoleh sejumlah medali di Olimpiade Sains Nasional OSN dan sering mewakili Indonesia pada Olimpiade Sains Internasional. Diantara prestasi internasional yang telah dicapai adalah medali perunggu di International Olympiad in Informatics IOI ke-24 di Milan, Italia 2012; Medali perunggu di International Geography Olympiad di Krakow, Polandia 2014 dan terakhir medali perunggu pada kompetisi International Biology Olympiad IBO di Aarthus, Denmark 2015. Di bidang sosial, tercatat di tahun 2013 siswa MAN IC Serpong meraih prestasi sebagai peserta terbaik di 2nd Committee General Assembly pada Moscow International Model United Nations MIMUN, di Institut Hubungan Internasional Moskow MGIMO Rusia. Selain itu, pada tahun 2014, tim cerdas cermat MAN Insan Cendekia Serpong menjuarai Olimpiade Indonesia Cerdas yang diselenggarakan oleh televisi swasta nasional Rajawali Televisi. MAN IC Serpong juga menorehkan prestasi peringkat ke-2 tingkat nasional hasil Ujian Nasional tingkat SMA/MA 2013. Sukses tersebut disempurnakan dengan keberhasilan 97 persen lulusan MAN IC Serpong tahun 2013 yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri PTN favorit. Nan, jauh di sana MAN Insan Cendekia Gorontalo pada OSN tahun 2015, meraih satu emas, dua perak, dan empat perunggu. Pada ajang internasional, siswi MAN IC Gorontalo meraih medali perunggu pada ajang IESO International Earth Science Olympiad di Taiwan2009. MAN Insan Cendekia Gorontalo, Serpong, dan Jambi setiap tahun meluluskan siswanya dalam Ujian Nasional UN dengan taraf A. Lebih dari 90 persen dari mereka yang melanjutkan pendidikan di PTN maupun Perguruan Tinggi Luar Negeri. Hingga saat ini mayoritas alumni di dalam negeri melanjutkan pendidikan di Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Institut Pertanian Bogor, dan beberapa universitas negeri lain. Untuk luar negeri, negara tujuan belajar dengan jumlah alumni paling banyak adalah Jepang. Memang, keberhasilan madrasah tidak hanya ditentukan oleh nilai atau prestasi akademik. Namun tolak ukur ini bisa dijadikan pegangan sejauhmana alumninya mampu memasuki perguruan tinggi ternama. Dari data yang ada, 97 persen lulusan MAN IC Serpong 1998-2013 diterima di PTN, sebagian besar melalui jalur tes tulis SBMPTN. Mereka tersebar di PTN bergengsi di tanah air yaitu ITB 33 persen, UGM 20 persen, UI 16 persen, UNPAD 8 persen, PTN lainnya 18 persen, dan PTS 5 persen. Sedangkan alumni di perguruan tinggi luar negeri antara lain Jepang 42 persen, Jerman 14 persen, Malaysia 14 persen, Singapura 8 persen, Amerika 7 persen, Mesir 7 persen, Korea 5 persen, Australia 2 persen, Rusia 1 persen. Tidak berbeda jauh dengan itu, alumni MAN Insan Cendekia Gorontalo mampu menembus 10 PTN papan atas yaitu Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Brawijaya, Universitas Hasanudin, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, dan Institut Sepuluh November. Para juara juga lahir dari madrasah-madrasah berbasis pondok pesantren melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi PBSB Kementerian Agama RI. Lulusan Madrasah yang mendapatkan beasiswa PBSB Kemenag RI yang menempuh studi pada ITS Surabaya, kini melanjutkan prestasinya melanjutkan studi S2 melalui Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan LPDP Kementerian Keuangan, diantaranya Mansur Maturidi pada Georgia Institute of Technology, Fia Mahanani dan Fadli Aziz, University of Manchester, Indra Lukmana, Belanda, M Faqih Hamami, UGM. Diantara yang mendapatkan beasiswa LPDP di ITB adalah Iqbal Ahmad Dahlan, Khoiron, Amelinda Pratiwi, Sitatun Zunaidah dan Nasrul Millah. Sedangkan Fadli Adhim, diterima di almamater yang sama yaitu ITS. Berburu Sang Juara Mencetak para juara yang lahir dari garba pendidikan madrasah harus dengan langkah-langkah afirmatif, sistemik, semangat, daya juang serta kebijakan dan program brilian. Hanya dengan mengandalkan madrasah tidaklah cukup apalagi hanya dengan mengandalkan anak-anak madrasah sebagai “pemain alam”. Negara melalui Direktorat Pendidikan Madrasah Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama harus turun tangan, hadir dan menjadi bagian sistem mencetak para juara. Tidak hanya ikut bangga dan memberikan selamat kepada sang juara, namun harus disertai dengan kebijakan dan program yang memungkinkan lahirnya bibit-bibit unggul sebagai kader multitalenta. Salah satunya melalui program berburu calon-calon juara ke pelosok-pelosok negeri yang dilanjutkan dengan short course, pelatihan dan persiapan kompetisi sains, sosial, humaniora, riset, maupun pengembangan bakat minat seni dan keahlian. Pada saat yang sama pemerintah harus memfasilitasi sarana dan prasarana yang dibutuhkan oleh madrasah agar pengembangan bakat dan minat tergali dengan baik. Tentu juga diikuti dengan pemberian fasilitas anggaran yang memadahi karena biaya yang cukup mahal mengikuti ajang kompetisi adalah pembiayaan. Langkah menggelar kompetisi sains madrasah, aksioma dan lomba robot, barulah bagian kecil ikhtiar Kementerian Agama memberikan kesempatan para siswa madrasah. Sekali lagi para juara harus diciptakan dan dilahirkan, bukan dibiarkan begitu saja. Komitmen, kemauan dan sekaligus keberanian para pemimpin sangat dibutuhkan agar madrasah yang hari-hari ini sedang mekar bisa berkembang dengan baik. Apresiasi tidak cukup dengan pemberian selamat, namun perlu diikuti dengan komitmen kuat membuat terobosan agar calon-calon juara terdidik dan terlatih dengan baik mengembangkan adalah Sekretaris Jenderal PMU MAN Insan Cendekia dan Kandidat Doktor Manajemen Pendidikan di Universitas Negeri Jakarta

la yamutu wala yahya artinya